SURYO PUJI BUWONO

I as a Freelancer

Suryo Puji Buwono

Bounjor, my name is Suryo Puji Buwono I as a freelancer is very happy to be able to help complete your task with a commission that is quite in accordance with the work and the quality of the work that I do. Best Regards Suryo Puji Buwono

  • 50181, Semarang, Indonesia.
  • +62813-2624-5522
  • radenmassoeryo118@gmail.com
  • www.artikelogi.site
Me

My Professional Skills

as a freelancer

Engineering 70%
Manufacturing 65%
3D Modelling 68%
3D Animation Assembly 60%
Engineering Drawing 75%

Awesome features

Any 3D Models for 3D printing, High-quality Renderings, Professional 2D Drawings, 3D Animation

Available Revision

In this project we provide a very detailed design revision service so that the project gets perfect points

Main Software

Autodesk Inventor Professional 2020

Ready to Launch

All designs are ready to be printed and launched with 3D printers and in the manufacturing industries

Preview Image

The design of the model can be peview further to be in accordance with the client's provisions periodically

Format File

3D Solid Part (.ipt)
3D Assembly Part (.iam)
2D Drawing Dimension (.dwg/.idw)
Animation (.ipn)
CNC machine (.igs)

0
completed project
0
design award
0
Project like
0
current projects
  • 6 CARA MUDAH MEMBUAT NAMA BRAND PRODUK KEMASAN

     


    1.      SESUAI BRAND PERSONALITY

    Adalah sifat sifat manusia yang dilekatkan pada sebuah brand, kenapa perlu melekatkan sifat manusia pada sebuah brand? Padahal brand itu adalah benda mati? Bagaimana cerita kita mau membangun cinta / koneksi manusia tetapi objeknya adalah benda mati. Oleh karena itu harus dijadikan sebagai subjek atau harus hidup terlebih dahulu, makan dibutuhkanlah yang namanya personality  (kehidupan didalam sebuah brand).


    Bagaimana agar brand terasa hidup?

    Dengan cara memasukan sifat sifat manusia kedalam brand.  Seperti (fenimim fun, serius, mewah, dll) Karena dengan tujuan agar konsumen loyal, jatuh cinta pada sebuah brand. Dengan begitu rasa cinta terhadap sebuah brand akan muncul.

    2.       SESUAI SEGMENTASI

    Pengenalan konsumen sesuai dengan edukasi mereka, dengan menggunakan bahasa penyampaian yang sesuai mereka kenal dan pahami

    COTOH

    REVIR SIDE RESIDEN (dalam bahasa inggris)

    PERUMAHAN PINGGIR KALI (dalam bahasa indonesia)

     

    3.       SESUAI MARKET KATEGORI

           Jadi untuk membuat sebuah nama harus disesuaikan dengan kategori.



                Contohnya adalah nama brand “BIMBEL CROWN”

           Salah satu bimbel untuk masuk ke STAN, perlu biaya minimal 200 juta, padahal hanya sebuah bimbingan belajar, satu kelas 3-5 orang yang intensif dibimbing hingga keterima di STAN, karena persaingan masuk ke STAN yang ketat dan setelah diterima menjadi PNS dan disekolahkan gratis, nama “CROWN” tersebut sudah pas dan cocok untuk kategori “PREMIUM, LUXARY, MEWAH” tetapi kurang cocok digunakan untuk bimbel, dan lebih cocok untuk nama seperti perhiasan, hotel dll


    4.       SESUAI KUTUB

    Ada dua kutub dari sebuah brand;

    a.       FMCG (fast moving customer good)

    Merupakan produk-produk kemasan yang tidak tahan lama, yang dimana konsumen membeli brand produk tersebut TIDAK MEMAKAI PERTIMBANGAN/ RISET secara mendalam, karena produk-produk yang murah.

     

    b.       JASA (mahal)

    Dimana produk – produk tersebut membuat konsumen harus berpikir dahulu sebelum riset, seperti brand mobil, brand agen traveling, dll

    Konsumen akan berpikir 2x bahkan lebih sebelum menggunakan produk-produk tersebut, karena apakah aman dan terjamin sesuai dengan ekspetasi konsumen setelah ia membeli produk kita. Sehingga dibutukan kepercayaan tinggi yang berdasarkan asep story board dari brand tersebut.



    contoh story base :

    Seperti orang menjual rumah, seseoarang menjual cerita yang dapat membangkitkan emosi dari konsumen, merekan menjual cerita ketika konsumen membeli rumah tersebut emosi dari si konsumen terbawa cerita bahwa ketika membeli rumah dia akan membayangkan aktivitas di dalam rumah, disana ada ruang tamu, ruang belajar disertai dengan ruang ini itu, dan nanti si ayah bisa bersantai diarea tersebut sambil bermain dengan si kecil, dsb

     

    5.       SESUAI UVP

    UVP (Unit Value Proposition) : Keunikan dari sebuah brand dalam bentuk presepsi konsumen, sementara DIFERENSIASI adalah keunikan dari segi FITUR produk.  Proposition tidak dapat berubah selamanya, dan yang bakal bisa diubah adalah diferensiasinya.

     


    Contohnya

    a.     Sabun detol dengan sabun LUX

    DETOL mengunggulkan keunggulannya dengan membuat diferensiasi bahwa DETOL sabun yang digunakan untuk KESEHATAN, sedangkan LUX membuat diferensiasi bahwa LUX sabun yang digunakan untuk KECANTIKAN, padahal keduanya sama-sama sabun, apakah DETOL bukan termasuk sabun kecantikan? Padahal DETOL juga dapat membuat kulit yang halus?

    Apakah LUX bukan termasuk sabun kesehatan? Padahal LUX juga dapat mengghilangkan kuman. Artinya dua buah produk ini mirip mirip saja, kecuali AROMAnya.

    Mengapa aroma ini dibuat beda?

    Karena untuk merasionalisasi propositioningnya, bahwa LIFEBOY ini sabun KESEHATAN           dengan aroma KESEHATAN, sedangkan LUX ini sabun KECANTIKAN dengan aroma BUNGA/KECANTIKAN. 

    Diferensiasi, ini merupakan pembeda dari sebuah fitur.

    Contohnya LIFEBOY mengatakan “sabun dengan bahan anti corona” Kemudian mengatakan lagi “Sabun dengan bahan XXX, anti SARS”

    Lalu Lux mengatakan “Sabun yang mirip artis, karena canti dijaman dulu itu mirip artis.

     

    6.       JANGAN SAMPAI MEMLIKI MAKNA NEGATIF

    Saat menentukan sebuah brand, seusaikan dengan visi dari brand tersebut. Mau dibawa kearah manakah brand tersebut. Lokal? Nasional? Internasional? Dengan demikian pastikan bahwa nama Brand tersebut tidak memiliki makna negatif di area cangkupan market yang dituju, supaya pihak konsumen tidak salah mengartikan manka dari brand tersebut. 

                    CONTOH

                    Ada sekolah mahal dengan nama “HARAPAN BUNDA”

    Kebanyakan orang mengira nama tersebut adalah rumah sakit, dengan demikian nama brand tersebut tidak cocok sesuai dengan kategorinya.

  • Dampak Covid-19 Terhadap Mahasiswa

    Pandemic Covid-19 yang sedang melanda baik di luar negeri maupun di dalam negeri kita ternyata dapat kita ambil hikmah / manfaatmya. Yaitu secara tidak langsung pandemic Covid-19 itu telah merubah perilaku manusia, khususnya bangsa kita. Merubah perilaku semua segi. Baik segi pendidikan, segi ekonomi, terlebih lagi segi Kesehatan. Bayangkan semua orang ingin tahu kebenaran tentang virus tersebut. Semua orang lalu ramai memberikan informasi terkait virus tersebut. Dan juga semua orang berusaha mengatasinya dengan keilmuan, pengalamannya bahkan imajinasinya. Lalu bagaimana dampaknya kita di kampus? 


    Sebagai mahasiswa saya merasakan dampaknya. Bagaimana tidak, pertemuan kuliah biasa tatap muka dengan dosen kini ditunda untuk beberapa waktu yang tidak ditentukan. Karena mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mengadakan kerumunan banyak orang. Lalu belajar di rumah lewat online, nah disini barulah kelihatan sebagai mahasiswa yang rutin ke kampus untuk belajar atau ke kampus hanya sekedar bertemu pacar. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan menghindari krumunan memanglah tepat. Apalagi dilingkungan pendidikan, karena ditempat seperti itulah lebih rentan meluasnya virus tersebut. Belajar lewat online sebenarnya efektif untuk mahasiswa yang banyak akan teori, seperti misalnya jurusan manajemen, ekonomi, akutansi, dan lainnya yang tidak membutuhkan banyak praktek. Lalu bagaimana dengan mahasiswa yang membutuhkan banyak praktek? Menurut saya kuranglah efektif. Seperti mahasiswa jurusan Teknik misalnya. Jurusan Teknik lebih membutuhkan jam praktek ketimbang teori. Dalam kondisi seperti ini berarti berkesan tidak mengikuti anjuran pemerintah, yaitu menghindari kerumunan banyak orang. Lalu bagaimana keduanya harus dapat berjalan bersama? Saran saya, tetap mengukuti anjuran pemerintah dengan belajar online untuk bidang mata kuliah teori dan tidak meninggalkan mata kuliah praktek. Dengan diberlakukan syarat untuk mata kuliah praktek dengan membawa SKS, yaitu Surat Keterangan Sehat dari dokter. 

    Pembelajaran online ada segi positifnya juga, yaitu menghindari jam kosong. Jamkos yang kadang disalahgunakan oleh beberapa mahasiswa maupun mahasiswi untuk bergerombol, dan nongkrong yang kurang jelas. Dalam situasi dan kondisi seperti ini bakalan tidak terjadi. Ada segi negatifnya juga yaitu tidak beroperasionalnya kantin/kaferatia kampus.
  • Rancang Sistem Mesin Konversi Energi

    1.      Rancangan Water Cooled Chiller System
    Water cooled chiler/Design by Suryo Puji Buwono with Autodesk Inventor 2020

    2.      Latar Belakang dan Kegunaan

    Seperti kita ketahui industri dan manufaktur besar memiliki kebutuhan sistem pendingin ruangan yang digunakan untuk menstabilkan suhu ruangan. Seperti hotel, villa, apartement dan industri lainnya. Efisiensi konsumsi dalam menghemat penggunaan energi terurama pada sistem tata udara, perlu adanya perhitungan efisiensi energi pada sistem refrigerasi. Beberapa manfaat dari sistem  water cooled chiller terebut antara lain:
    a.       Efisiensi energi dalam sistem refrigerasi
    b.      Kebisingan dan getaran mesin pendingin hamper tidak mempengaruhi ruangan
    c.       Perbaikan dan pemeliharaan lebih mudah
    d.      Seluruh beban pendingin semua ruangan dalam bangunan dapat dilayani oleh satu system ( unit ) saja.
    e.       Kelembapan udara dapat diatur
    Chiller merupakan alat pemindah kalor dari satu fluida ke fluida lainnya melalui sistem kompresi uap. Pada sistem tata udara, chiller tidak langsung mendinginkan udara namun chiller mendinginkan air terlebih dahulu menggunakan refrigeran. Refrigeran yang digunakan biasanya refrigeran yang ramah lingkungan seperti hidrokarbon dan R134a.
    Menara pendingin merupakan alat penukar kalor yang fungsi utamanya adalah sebagai alat untuk mendinginkan air keluaran kondensor yang dikontakkan langsung dengan udara lingkungan secara konveksi paksa menggunakan fan. Konstruksi menara pendingin terdiri dari sistem pemipaan, bak penampung, fan, nozzle, dan komponen penyusun lainnya.
    Kinerja menara pendingin merupakan rasio kemampuan menara pendingin menurunkan temperatur air hingga temperatur wet bulb atau 1oC diatasnya dalam bentuk persentase[2] . Kinerja menara pendingin didapat dengan cara membagi range dan approach, dengan range adalah selisih beda temperatur masuk dan keluar menara pendingin sedangkan approach adalah selisih antara temperatur air yang keluar dengan wet bulb temperature[3].

    3.      Perencanaan dan perhitungan data referensi
    ·         Kriteria Perancangan
    a.       Data – data bangunan
    b.      Kondisi Udara Luar untuk perancangan
    c.       Kondisi udara ruangan yang direncanakan
    d.      Batas kecepatan udara dalam cerobong (Ducting)
    e.       Batas kerugian tekanan dalam pipa
    f.        Persyaratan ventilasi, udara segar
    g.      Kepadatan penghuni
    h.      Kriteria batas maksimum kebisingan
    i.        Beban penerangan (lampu) dan kontak listrik
    j.        Tingkat aktifitas penghuni
    k.      Asumsi perancangan dan jadwal bangunan
    l.        Spesifikasi kaca
    ·         Pemilihan peralatan pengkondisian udara
    a.       Pemilihtan chiller
    b.      Pemiilihan menara pendingin / cooling tower
    c.       Pemilihan pompa
    d.      Perancangan sistem distribusi udara
    e.       Perancangan sistem pemipaan air sejuk
    f.        Perancanaan spesifikasi pekerjaan VAC

    Perhitungan CLTD (Cooling Load Temperature Difference) Perhitungan akan dilakukan dengan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference), dengan rumus sebagai berikut:
    : 1. Untuk Beban Faktor Eksternal
    Atap => qsensibel =U*A*CLTD*Fc
    Dinding => qsensibel =U*A*CLTD*Fc
    Kaca(kond.) => qsensibel =U*A*CLTD*Fc
    Kaca(rad) => qsensibel =A*Sc*SGHF*CLF
    Partisi => qsensibel =U*A*∆𝑇
    Plafond => qsensibel =U*A*∆𝑇
    Lantai => qsensibel =U*A*∆𝑇

    2. Untuk Beban Faktor Internal
    Lampu => qsensibel =3,41*n*Fu*Fs*CLF
    Orang => qsensibel = Qs*n*CLF => qlaten = n*Ql
    Peralatan => qsensibel = Sensible*CLF
    Ventilasi => qsensibel =1,23* ∆𝑇*n*CLF => qlaten =3010* ∆𝑊*n*CLF

    3. Rumus-rumus lain CLTDcorr =>(CLTD+LM)*k+(78-Ti)+(To-85)

    Prosedur perhitungan dan perencanaan sistem pengkondisian udara pada bangunan gedung mengikuti bagan seperti ditunjukan pada gambar berikut



    4.      HASIL
    Setelah dilakukan perhitungan dan perencanaan pada bab sebelumnya, maka hasil yang didapat yaitu
    a.       Beban pendingin total pada sebuah gedung/hotel/apartement
    b.      Kapasitas Chiller yang digunakan
    c.       Kapasitas Menara Pendingin yang digunakan (Cooling Tower)
    d.      Kapasitas Tangki Ekspansi
    e.       Kapasitas Pompa
    f.        Kapasitas uni AHU
    Dengan demikian data-data tersebut dapat digunakan dalam menentukan sistem rancangan water cooled chiller yang tepat sesuai dengan kebutuhan lingkungan.


    5.      DIAGRAM ALIR




    Sistem Kompresi Uap (Vapour Compression Refrigeration Sistem)
    Sistem kompresi uap adalah sistem refrigerasi yang paling banyak dipergunakan. Sistem ini terdiri dari kompresor, evaporator, katub ekspansi dan kondensor. Gambar berikut menunjukan skematik sederhana dari sistem kompresi uap.



    Sumber referensi
    https://docplayer.info/42652180-Perhitungan-dan-perencanaan-sistem-pengkondisian-udara-proyek-gedung-kpdjp-gatot-subroto-27-lantai-skripsi-disusun-oleh-program-studi-teknik-mesin.html
  • ADDRESS

    50181, Semarang, Indonesia

    EMAIL

    radenmassoeryo118@gmail.com

    TELEPHONE

    -

    MOBILE

    +62 813 2624 5522